Orang yang sebenarnya sehat tetapi malas, selalu punya alasan untuk tidak
olahraga, hingga akhirnya kesehatannya menurun dan gampang terkena penyakit.
Sebelum menyesal, kenali alasan-alasan tersebut lalu cara mengatasinya.
Beberapa alasan
yang sering digunakan untuk menghindari jadwal olahraga adalah sebagai berikut seperti dikutip dari Real Simple, Sabtu (6/3/2013).
1. 'Aku tidak punya waktu'
Waktu yang dibutuhkan untuk menjaga kebugaran tidaklah lama. Banyak orang berpikir bahwa olahraga harus 7 kali dalam seminggu, lalu akhirnya malah tidak melakukannya sama sekali. Beberapa jenis program olahraga seperti latihan interval.
2. 'Aku benar-benar bosan'
Ketika sudah mulai bosan, maka godaan untuk berhenti berolahraga dan beralih ke aktivitas lain menjadi sangat besar. Cara mengatasinya adalah dengan menjaga fokus pada apa yang sedang dilakukan, misalnya dengan memasang target dan membuatnya lebih menantang dengan berbagai variasi latihan.
3. 'Partner latihanku keluar'
Kadang, seseorang butuh partner latihan supaya bisa saling memberikan motivasi. Ketika partner tersebut keluar dari keanggotaan di gym misalnya, motivasi itu ikut hilang. Namun di zaman serba canggih sekarang ini, partner tidak harus nyata. Banyak jejaring sosial yang bisa diakses di mana saja, termasuk di tempat fitness.
4. 'Cuacanya tidak bagus'
Urusan cuaca adalah personal discomfort yang dikategorikan sepele, sangat tidak prinsip dibandingkan dengan tujuan melakukan olahraga. Cara mengatasinya adalah dengan mengingat-ingat tujuan utama olahraga. Misalnya karena ada rekan masuk rumah sakit karena serangan jantung, dan tidak ingin senasib dengannya.
5. 'Nggak terasa ada hasilnya sih'
Hanya karena hasilnya tidak tampak dari luar, bukan berarti olahraga tidak ada manfaatnya sama sekali. Bikin catatan olahraga dan lakukan pemeriksaan kardiologi dan kekuatan tiap 6 bulan, lalu bandingkan kemajuannya dari waktu ke waktu. Dijamin, pasti ada yang berubah.
Beberapa alasan
yang sering digunakan untuk menghindari jadwal olahraga adalah sebagai berikut seperti dikutip dari Real Simple, Sabtu (6/3/2013).
1. 'Aku tidak punya waktu'
Waktu yang dibutuhkan untuk menjaga kebugaran tidaklah lama. Banyak orang berpikir bahwa olahraga harus 7 kali dalam seminggu, lalu akhirnya malah tidak melakukannya sama sekali. Beberapa jenis program olahraga seperti latihan interval.
2. 'Aku benar-benar bosan'
Ketika sudah mulai bosan, maka godaan untuk berhenti berolahraga dan beralih ke aktivitas lain menjadi sangat besar. Cara mengatasinya adalah dengan menjaga fokus pada apa yang sedang dilakukan, misalnya dengan memasang target dan membuatnya lebih menantang dengan berbagai variasi latihan.
3. 'Partner latihanku keluar'
Kadang, seseorang butuh partner latihan supaya bisa saling memberikan motivasi. Ketika partner tersebut keluar dari keanggotaan di gym misalnya, motivasi itu ikut hilang. Namun di zaman serba canggih sekarang ini, partner tidak harus nyata. Banyak jejaring sosial yang bisa diakses di mana saja, termasuk di tempat fitness.
4. 'Cuacanya tidak bagus'
Urusan cuaca adalah personal discomfort yang dikategorikan sepele, sangat tidak prinsip dibandingkan dengan tujuan melakukan olahraga. Cara mengatasinya adalah dengan mengingat-ingat tujuan utama olahraga. Misalnya karena ada rekan masuk rumah sakit karena serangan jantung, dan tidak ingin senasib dengannya.
5. 'Nggak terasa ada hasilnya sih'
Hanya karena hasilnya tidak tampak dari luar, bukan berarti olahraga tidak ada manfaatnya sama sekali. Bikin catatan olahraga dan lakukan pemeriksaan kardiologi dan kekuatan tiap 6 bulan, lalu bandingkan kemajuannya dari waktu ke waktu. Dijamin, pasti ada yang berubah.

ConversionConversion EmoticonEmoticon